Langsung ke konten utama

PELUANG DISKRIT

RUMUS PELUANG DISKRIT

rumus peluang diskrit

Keterangan :
x = banyaknya kejadian
n = ruang sampel
p = peluang kejadian

CONTOH 1, no. 1
  1. Peluang seorang bayi tertular penyakit disuatu desa adalah 0,1. Jika terdapat 5 bayi. Berapakah peluang 2 bayi akan tertular ?
    JAWAB :
    Misal peluang bayi tertular p = 0,1, maka peluang bayi tidak tertular adalah q = 1 – 0,1 = 0,9.
    Sehingga :

Jadi peluang 2 bayi yang tertular adalah 0,0729

Lihat Video Contoh 1 no. 1



peluang diskrit contoh 1 no 1

CONTOH 1, No. 2
  1. Kepala bagian produksi PT LUMINBOX melaporkan bahwa rata - rata produksi lampu LED yang rusak setiap kali produksi adalah sebesar 20 %. Jika dari total produksi tersebut diambil secara acak sebanyak 4 buah lampu LED, berapakah perhitungan dengan nilai probabilitas 2 lampu LED rusak ?

JAWAB :
Menggunakan Binom
Misal lampu peluang lampu rusak p = 20 % = 0,2, maka peluang lampu tidak rusak adalah q = 1 – 0,2 = 0,8.
Sehingga :

Lihat Video Penjelasanya



peluang diskrit contoh 1 no 2
CONTOH 2, No. 1

  1. Dari 1000 keluarga dengan 4 anak, tentukan peluang keluarga tersebut memiliki paling sedikit 1 anak laki-laki dengan asumsi peluang kelahiran anak-laki-laki adalah ½
    JAWAB :
    Peluang laki-laki (p) = ½ , maka
    Peluang perempuan (q) = 1 – ½ = ½
    Peluang paling sedikit 1 anak laki-laki adalah

CARA CEPAT :

Lihat Video penjelasan



peluang diskrit contoh 2 no.1
CONTOH 2, No. 2
  1. Survey lembaga Z pada tahun 2021, menunjukan bahwa dari 1000 siswa SMA, sebanyak 40% sudah merokok. Apabila diambil 5 siswa SMA secara acak, hitunglah probabilitas
    a. Paling sedikit 2 siswa merokok,
    b. antara 1 – 4 siswa merokok
    JAWAB :
    a. lebih dari 2 siswa merokok.

Peluang siswa SMA sudah merokok =40% = 0,4
Peluang siswa SMA tidak merokok = 1 –0,4 =0,6
Jadi peluang lebih dari dua siswa merokok dapat kita tulis :

b. antara 1 – 4 siswa merokok.
Siswa yang merokok antara 1 – 4 artinya yang merokok diatas 1 siswa dan dibawah 4 siswa ( 2 siswa dan 3 siswa yang merokok ), sehingga probablilitasnya adalah :

Lihat Video penjelasan



peluang diskrit contoh 2 no.1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SOAL dan PEMBAHASAN Persamaan Parabola-Ulangan Harian Tipe 1

Persamaan parabola adalah bagian dari kerucut yang diiris (irisan kerucut) yang salah satu hasil irisannya membentuk persamaan parabola. artikel kali ini saya akan membahas soal-soal yang sering keluar saat ulangan harian di sekolah beserta video penjelasannya yang terdiri dari 15 soal. Soal pembahasan persamaan parabola dibahas dengan konsep yang mudah dimengerti, jadi saya harapkan simak semua soal yang saya berikan dan pelajari perlahan-lahan agar kamu bisa dengan mudah menghadapi ulangan harian disekolah. so, langsung disimaqk aja ya pembahasan soalnya. 1. Persamaan parabola yang mempunyai focus (2,0) adalah …. A. x^2=8y B. x^2=-8y C. y^2=8y D. y^2=-8y E. x^2=4y JAWAB : C 2. Persamaan parabola yang mempunyai focus (0,-2) adalah …. A. x 2 =8y B. x 2 =-8y C. y 2 =8y D. y 2 =-8y E. x 2 =4y JAWAB : B 3. Persamaan parabola dibawah ini adalah… persamaan parabola A. x 2 =12y B. x 2 =-12y C. y 2 =12y D. y 2 =-12y E. x 2 =9y ...

CARA CEPAT HIMPUNAN-MATEMATIKA KUANTITATIF

DIAGRAM VENN Diagram venn digunakan untuk mempermudah suatu himpunan dikelompokkan, berikut adalah berbagai macam operasi himpunan menggunakan diagram venn sebagai materi dasar untuk menyelesaikan soal matematika kuantitatif. Diagram Venn Dua Himpunan a. A∩B b. A∪B c. B - A d. A - B e. (A∪B)-(A∩B) f. A c CONTOH SOAL Daerah yang diarsir pada diagram venn berikut adalah A. A∩B∩C B. A∪B∪C C. (B∩C)∪A D. (B∩C)-A E. A-(B∩C)' JAWAB : D 2. Daerah yang diarsir pada diagram venn berikut adalah .... A. (A∩C)-B B. A∪B∪C C. (B∩C)∪A’ D. (A∩B)-C E. (A∩C)-B JAWAB : E 3. Daerah yang diarsir pada diagram venn berikut adalah A. (A∩B)-C B. A-B-C C. (B∩C)∪A’ D. B-(A∩B E. B-A-C JAWAB : D 4. Daerah yang diarsir pada diagram venn berikut adalah .... A. (A∩B)-C B. A-B-C C. B-(A∩B) D. B-(A∪B) E. B-A-C JAWAB : E 5. Daerah yang diarsir pada diagram venn berikut adalah.... A. (A∩B)-C ...

PERTIDAKSAMAAN LINIER

Pertidaksamaan Linier Pertidaksamaan Linier Contoh 1 pertidaksamaan linier contoh 2 Pertidaksamaan linier contoh 3